Medan Tahrir: Januari 2011

Wahai Pemuda Medan Tahrir
di danau takdir,  telah kau dayung perahu derita
untuk menyunting teratai bahagia.

Keberanianmu merapi menggandung api
melebur pagar kejam melingkari.

Semangatmu ombak menggunung tinggi
menggulung angkuh Husni yang tak diberkati.

Tekadmu taufan berpusar ngeri
meruntuh singgahsana durhaka keji

Di Medan Tahrir telah terjulang piramid
monumen perjuanganmu yang suci.

Revolusimu telah membentang laut merah
sedia menelan firaun-firaun masa kini.

Dengan revolusi pencetus aspirasi
setelah ini ummah pasti tak kan tidur lagi.

Dengan keberanian Musa seperti
bebola salji revolusimu nanti
tak hanya di sana kan berhenti.

Selama tak tertegak keadilan hakiki
revolusimu kan pasti terus berlari.

Fikrul Mustanir
14 Feb 2011.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: