Pabila Suara Kau Kehilangan Bunyi.

Pabila Suara Kau Kehilangan Bunyi.

Pabila suara kau kehilangan bunyi
buntu berdepan nyaring suara kami
tangan kau pun melafas lantang
suara di kerongkong yang tersengkang

Kau menekup keras mulut kami
cuba merendam suara nyaring tinggi
setelah hitam makar kau dibakar hancur
merah hati kau pula disambar lecur.

Lontaran tangan kau bersuara keras
setelah tajam kata kami menoreh merih
memancut darah kau menyembur deras
meronta-ronta di puncak pedih.

Sebelum kaku menerpa tiba
kau cemas berbicara
dari lidah tangan kecewa.

Kami?
Eh, dalam tubuh disangka kerdil ini
darah berani masih laju berlari?

FM
22 Feb 2009

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: