Matahari Hati.

Matahari Hati.

Tika detik meniti hari
hangat mentari
kian menyelimuti
lalu lena tak betah lagi
berlabuh di pulau
dingin salju ilusi.

Di basah pelangi
CahayaMu, Maha Suci
aku ingin terus disinari
agar kesedaran yang tumbuh
akan kekal segar berseri.

Mewarna nafas di dadaku
sehingga tiba waktu
tak dapat ku hela lagi.

Kerana Kau
tak dapat ku mungkiri
walau di ribut hujan seribu nafi.

CahayaMu, satu-satunya matahari
penyuluh hatiku abadi.

FM
14 Zulhijjah 1430H

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: