Keyakinannya Tidak Mati-mati

Keyakinannya Tidak Mati-mati.

Terbelah pecah dadanya, terlindung gelita malam,
Awan berarak seketika, merasa tersentuh jua,
Rimbun daun menyaksikan pada nafas penghabisan,
Tetapi keyakinannya tidak pernah mati bersama.

Apakah dapat dimatikan dan dimusnahkan
Pada kepercayaan yang dalam tertanam?
Manakah penabur baja yang tajam kejam
Maka tertembus benteng waja keyakinan.

Terdedah luka dalam pucat wajah,
Masih ada keteguhan di mata yang tidak pejam,
Bersimbah darah meresapi bumi dipijak,
Semangatnya terus bersama rakan yang melanjutkan.

Itulah wajah keberanian dan keyakinan
Kaum perjuangan yang tidak terlumpuhkan!

Usman Awang
1958

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: