Di Gerbang Ramadhan.

hilal

Di Gerbang Ramadhan.

Gementar hati menanti
panas suci sinar mentarimu
berdebar sanubari mencari
dingin hening cahaya purnamamu.

Pabila terkenang hadirmu
tergenang air mata rindu
pabila namamu diseru
menerpa semerbak harum di kalbu.

Oh, syukur ini tak terbendung
atas kesempatan menerima kunjung
ku sambut dikau penuh sanjung
ibarat mengharap tiada penghujung.

Atas kesempatan yang diberi
ku panjatkan syukur pada Illahi
semoga hadirmu penuh bererti
melatih diri untuk berbakti
dengan sabar sepenuh hati
demi meraih redha Ilahi.

Dalam dakap hadirmu
aku satu dari mereka berjuta
yang ditaut oleh lapar yang sama
dari tanah tandus sahara
hingga tanah hijau nusantara
kami disatu oleh ibadah sama seluruh
pada Rabb Yang Satu dicurah takwa sepenuh.

Kami bersatu dalam rohani
sedang hidup kami nafsi-nafsi
hanya  menjunjung kepentingan sendiri
patriotisme dan nasionalisme dijadikan teras dan tali
menganti ikatan akidah murni
penyimpai hakiki penyatu sejati.

Harapanku di gerbang hadirmu ini
akan mengimbau ingatan kami
pada realiti semasa penuh nestapa
sekujur tubuh penuh saudara
tercerai-berai kerana angkara
entiti haram negara bangsa.

Pada mu Ramadhan
bulan penuh keberkatan dan keampunan
aku ucapkan, “Ahlan wa marhaban!”

Penghias mekar kembang kesyukuran.

Awal Ramadhan
1430 Hijrah.

4 Comments (+add yours?)

  1. muhammadghazi
    Aug 24, 2009 @ 05:25:46

    Subhanallah, cantik lenggok bahasanya dan menginsafkan. Sama-samalah kita mendoakan supaya kita beroleh kemuliaan bersempena dengan ketibaan Ramadhan kali ini… Ameen.

    Ramadhan Kareem~

    p.s. Akhi cuma ada typo error sedikit petriotisme -> patriotisme
    🙂

    Reply

    • fikru1mustanir
      Aug 24, 2009 @ 13:27:37

      Ramadhan kareem ya akhi… jazakallah atas teguran…nanti ana betulkan.

      Ana sekarang tengah kaji puisi chairil anwar, penyair indonesia yang terkenal tu! Ana nak cuba memahami ritma dan gaya sajak dia…mungkin lepas ni ana boleh apply pada sajak ana. Sebelum ni ana banyak jadikan sajak osman awang sebagai contoh.

      Wasalam.🙂

      Reply

  2. mohd razali
    Jul 09, 2013 @ 10:13:19

    Puisi yang baik

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: