Melumat kerikil

Melumat kerikil

night_colours1

 

 

Malam ini,
Dalam kelam cahaya bulan
Dia lihat kita melumat kerikil
Dari kerdip sinar bintang
Kelip matanya memancar jengkel

“Ah! itu hanya kumpulan kecil manusia gila
Memahat usaha sia-sia!”

Siang nanti,
Bila mentari mula tinggi
Kiranya mata tidak tertipu lagi
Rupanya dalam sepi malam ini
Kita tekun mengukir nyata sebuah janji
Kota kukuh besi kursani

Temboknya tebal berdepa
Tiangnya sayup melonjak angkasa
Lantainya merentas lautan memukat benua

Bumbung teduh mustadafin sedunia
Dinding tangis mustakbirin durjana 

fikrul mustanir
Maharani
1 Jamadil Awal 1430 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: